image

Banyak applikasi di sosial media yang bertindak seperti ilmu nujum.

Memberikan gambaran masa depan. Kapan meninggal, kenapa meninggal, kapan menikah dan banyak lagi..

Katanya sih tujuannya untuk having fun… Tapi sebagai umat islam, bolehkan percaya itu..?? Bukankah itu adalah perkara ghaib yang tidak seorangpun yang tahu.

Coba kita lihat 5 ayat pertama di Surat Al-Baqarah. Disebutkan bahwa,

( 1 )   Alif laam miim.

( 2 )   Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa,

( 3 )   (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka.

( 4 )   dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al Quran) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat.

( 5 )   Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan merekalah orang-orang yang beruntung.

Sadar atau tidak kita umat islam memang sedang digiring ke sebuah pemikiran dan paham yang menjauhkan kita dari nilai-nilai agama.

Inilah yang disebut dengan “ghazwul Fikri”.

Perang pemikiran. Menggiring opini dan menjadikan seolah-olah itu adalah hal biasa.

Dalam sebuah hadits dikatakan,

“Barangsiapa mendatangi tukang ramal, maka sholatnya selama 40 hari tidak diterima”
HR. Muslim no. 2230.

Nah, kita kan ga mendatangi tukang ramal, toh applikasinya tersedia kok di sosmed.

Ya, inilah yang harus kita pahami bersama. Tukang ramal era modern. 🙂

Kita kan hanya coba-coba saja. Ga untuk dipercayai kok. Ketika hasil nya sesuai yang kita harapkan, akan ada perasaan “wah gue banget neh” atau dengan kata yang lebih penasaran “ah, masa sih gue seperti itu..??”

Dan ketika kita setuju dengan hasilnya, otomatis kita akan posting dan secara tidak sadar kita katakan “hey, lihat ne, ini lho gue” hal ini ditakutkan menimbulkan sifat sombong.
Ketika postingan kita di like orang, semakin timbul perasaan senang. “Sepertinya gw benaran seperti itu..”. Atau di kasi komen ga menhenangkan, kita akan membela diri “ah, sirik aja lo sama hidup gue”.

Sobat semua, banyak hal yang hari ini tampak samar, apakah itu perkara yang dibolehkan atau dilarang bahkan apakah itu mutlak dilarang. Dan harus kita pahami bersama bahwasanya kita hidup diakhir zaman dan pandangan orang terhadap islam itu mulai aneh. Bahkan umat islam itu sendiri merasa aneh dengan ajarannya..

Wallahu’alam…

Terima kasih telah membaca postingan ini. Mohon maaf, tidak maksud menggurui atau berasa lebih tahu, saya sedang belajar dan sedang berkelana dengan ilmu. Semoga bermanfaat untuk saya dan kita semua.

Advertisements